Selasa, 12 Juli 2016

HUBUNGAN MATEMATIKA DENGAN PSIKOLOGI

A. Pentingnya Pemahaman Matematika statistika dalam Psikologi
peranan statistika dalam psikologi lebih jauh, Statistika sebagai bahan perencanaan,
Statistika sebagai bahan monitoring, Statistika sebagai bahan evaluasi.
penerapan ilmu statistik dalam ilmu psikologi adalah dengan metode wawancara(dengan kuesioner didalamnya terdapat pertanya-tanyaan sehubungan dengan apa yang akan di teliti).
contoh. Bagaimana kita mengukur sisi kepribadian seseorang dilihat dari gaya kepemimpinannya. Dimana kita tahu, Peran kepemimpinan menuntut seorang pemegang jabatan untuk mempengaruhi bawahan, rekan sejawat atau atasan untuk melakukan tindakan dengan cara tertentu, dan bukan dengan cara lain. Setiap orang mengembangkan gayanya sendiri dalam mempengaruhi orang lain, yang dirasakan paling nyaman dan cenderung memberikan hasil yang paling baik baginya. 
Kemudian, Semua pertanyaan yang diajukan dijawab oleh narasumber dan diteliti melalui standart perhitungan dalam ilmu statistik. Hasil dari perhitungan statistik tersebut Bisa atau dapat digambarkan dalam angka atau

pun diagram.

B. Pokok-pokok Penting Matematika, Terkait Dengan Penelitian dan Psikologi Terapan
Kini, matematika digunakan di seluruh dunia sebagai alat penting di berbagai bidang, termasuk ilmu alam, teknik, kedokteran/medis, dan ilmu sosial seperti ekonomi, dan psikologi. Matematika terapan, cabang matematika yang melingkupi penerapan pengetahuan matematika ke bidang-bidang lain, mengilhami dan membuat penggunaan temuan-temuan matematika baru, dan kadang-kadang mengarah pada pengembangan disiplin-disiplin ilmu yang sepenuhnya baru, seperti statistika dan teori permainan. Para matematikawan juga bergulat di dalam matematika murni, atau matematika untuk perkembangan matematika itu sendiri, tanpa adanya penerapan di dalam pikiran, meskipun penerapan praktis yang menjadi latar munculnya matematika murni ternyata seringkali ditemukan.

Tipe pengukuran

Ada empat tipe skala pengukuran yang digunakan di dalam statistika, yaitu nominal, ordinal, interval, dan rasio. Keempat skala pengukuran tersebut memiliki tingkat penggunaan yang berbeda dalam pengolahan statistiknya.
·         Skala nominal hanya bisa membedakan sesuatu yang bersifat kualitatif atau kategoris, misalnya jenis kelamin, agama, dan warna kulit.
·         Skala ordinal selain membedakan sesuatu juga menunjukkan tingkatan, misalnya pendidikan dan tingkat kepuasan pengguna.
·         Skala interval berupa angka kuantitatif namun tidak memiliki nilai nol mutlak sehingga titik nol dapat digeser sesuka orang yang mengukur, misalnya tahun dan suhu dalam Celcius.
·         Skala rasio berupa angka kuantitatif yang memiliki nilai nol mutlak dan tidak dapat digeser sesukanya, misalnya adalah suhu dalam Kelvin, panjang, dan massa.

Matematika juga bisa disebut sebagai ilmu Logik, contoh nya pada tes masuk Perguruan Tinggi, para calon mahasiswa/i biasanya harus mengikuti tes terlebih dahulu, yaiu sebuah tes tulis dengan materi Bahasa Inggris,dan  matematika.  Secara tidak langsung kita akan diukur kemampuan seberapa jauh pola berfikir cepat dan cara kita menyelesaikan masalah.  Menghitung hasil dari Tes IQ juga bisa menggunakan teori statistika untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pola fikir dengan cara menghitung distribusi frekuensi kelompok dengan ukuran tendensi sentral dan letak nilai dan yang patut kita tahu bahwa matematika membentuk pola berpikir kritis, kreatif, inovatis, dan mandiri serta mampu menyelesaikan masalah secara tepat dan dapat ditanggungjawabkan.


Rabu, 29 Juni 2016

REPOST FROM ANOTHER WEB

MENGENAL PSIKOLOGI FORENSIK
Psikologi forensik adalah penelitian dan teori psikologi yang berkaitan dengan efek-efek dari faktor kognitif, afektif, dan perilaku terhadap proses hukum.
Praktek psikologi forensik banyak dijumpai dalam proses pengusutan dan pengolahan kasus-kasus hukum dan tindak kejahatan seperti pembunuhan, penyiksaan, pemerkosaan, money laundering, dan sebagainya.
Para praktisi psikologi forensik biasanya dilibatkan ke dalam tim detektif maupun kepolisian untuk membantu menyelidiki dan melakukan asasmen terhadap perilaku para tersangka, pelaku, dan juga perilaku korban (apabila masih hidup) dengan tujuan agar proses hukum dapat berjalan secara lancar dan menghasilkan sebuah keputusan peradilan yang seutuhnya.
Dalam praktek psikologi forensik, para pakar psikologi forensik melakukan pengkajian terhadap motif para pelaku dengan melakukan berbagai macam tes psikologi seperti tes-tes yang menggunakan prinsip neuropsikologi untuk mengetahui kerusakan otak, retardasi mental, fungsi intelektual, gangguan mental, atau trauma. Selain itu tes kepribadian juga merupakan tes dasar yang digunakan dalam psikologi forensik yang bertujuan untuk mengetahui karateristik dasar individu-individu yang terlibat dalam sebuah kasus hukum.
Psikologi forensik adalah aplikasi metode, teori, dan konsep-konsep psikologi dalam sistem hukum. Setting dan kliennya bervariasi, mencakup anak-anak maupun orang dewasa. Semua jenis institusi, mencakup korporasi, lembaga pemerintah, universitas, rumah sakit dan klinik, serta lembaga pemasyarakatan, dapat terlibat sebagai klien atau obyek kesaksian dalam berbagai macam kasus hukum.
Dalam psikologi forensik, bidang psikologi yang secara mendasar digunakan dalam prakteknya adalah psikologi klinis. Hal ini berkaitan dengan sejarah awal psikologi forensik pada tahun 1901.
Pada tahun 1901, seorang ilmuwan psikologi klinis bernama William Stern meneliti ketepatan ingatan orang sebagai suatu rintisan awal dalam penelitian yang banyak dilakukan pada masa kini tentang ketepatan kesaksian seorang saksi. Dalam ceramahnya kepada sejumlah hakim Austria pada tahun 1906, Sigmund Freud menguatkan praktek yang dilakukan oleh William Stern dengan mengatakan bahwa psikologi dapat diaplikasikan pada hukum.
Sejak saat itu, ilmu psikologi mulai secara konsisten diaplikasikan ke dalam berbagai proses atas kasus hukum. Dalam perjalanannya, masuknya praktek psikologi ke dalam bidang hukum menemui berbagai macam dinamika serta pro dan kontra. Beberapa tokoh hukum menganggap masuknya praktek psikologi ke dalam sebuah proses hukum dianggap tidak relevan, dan lebih cenderung menggunakan pendekatan ilmu sosial dalam membantu menyelesaikan sebuah kasus hukum.
Seiring dengan dinamikan jaman dan segala tekanan sosial di dalamnya, semakin banyak kasus hukum yang terjadi berlatarkan oleh ketertekanan psikis dan mental. Hal ini membuat para psikolog kini selalu dilibatkan sebagai saksi ahli dalam hampir semua bidang hukum termasuk kriminal, perdata, keluarga, dan hukum tatausaha. Di samping itu, para ahli di bidang psikologi forensik juga berperan sebagai konsultan bagi berbagai lembaga dan individu dalam sistem hukum
From :

REPOST FROM ANOTHER WEB

ARTI PARANOID DALAM PSIKOLOGI


Paranoid adalah sebuah istilah dalam ilmu Psikologi yang berasal dari bahasa Yunani Kuno yaitu Paranoia. Arti paranoid dalam psikologi adalah sebuah gangguan mental yang membuat penderitanya meyakini bahwa seseorang atau suatu hal dapat menyakitinya. Paranoid disebut sebagai gangguan apabila kemunculannya bersifat menetap, irasional, mengganggu, dan membuat stress.
Namun demikian, kondisi-kondisi yang memiliki gejala mirip seperti paranoid tetapi kemunculannya disebabkan oleh skizofrenia, bipolar syndrome, akibat kondisi medis, atau gangguan neurotic dan psikotik lainnya tidak dapat disebut sebagai paranoid.
Para penderita gangguan paranoid biasanya adalah orang-orang yang memiliki kepribadian introvert dan tidak percaya diri. Mereka memiliki kesulitan untuk menyatakan perasaan dan pikiran kepada lingkunan sekitar diakibatkan oleh factor trust (kepercayaan) yang sulit untuk mereka bangun dalam kehidupan sosial.
Sulitnya kemunculan trust ini memiliki penyebab-penyebab yang beragam, antara lain faktor traumatik seperti kekerasan, perpisahan, atau pengkhianatan yang terjadi dalam tahap-tahap perkembangan sebelumnya.
Penderita paranoid memiliki beberapa ciri seperti selalu tampak tegang dan waspada, dingin, tidak memiliki rasa humor, dan tidak nyaman berada di dekat orang lain. Penderita paranoid terlihat lebih suka menyendiri dan cenderung antisosial.
Berikut ini adalah beberapa gejala paranoid yang dapat terdeteksi pada diri seorang individu:
1. Kecurigaan yang sangat berlebihan.
2. Meyakini akan adanya motif-motif tersembunyi dari orang lain.
3. Merasa akan dimanfaatkan atau dikhianati oleh orang lain.
4. Ketidakmampuan dalam melakukan kerjasama dengan orang lain.
5. Isolasi sosial.
6. Gambaran yang buruk mengenai diri sendiri.
7. Sikap tidak terpengaruh.
8. Rasa permusuhan.
9. Secara terus menerus menanggung dendam yaitu dengan tidak memaafkan kerugian, cedera atau kelalaian.
10. Merasakan serangan terhadap karakter atau reputasinya yang tidak tampak bagi orang lain dan dengan cepat bereaksi secara marah dan balas menyerang.
11. Enggan untuk menceritakan rahasia orang lain karena rasa takut yang tidak perlu bahwa informasi akan digunakan secara jahat untuk melawan dirinya.
12. Kurang memiliki rasa humor.
Penyebab gangguan Paranoid hingga saat ini belum dapat dipastikan secara mutlak. Di beberapa kasus, ditemukan bahwa gangguan paranoid lebih berpotensi dialami oleh orang-orang dengan riwayat keluarga penderita skizofrenia. Dalam hal ini, ditengarai penyebab Paranoid adalah faktor genetik.
Namun, pada kasus lain, ditemukan bahwa seorang penderita Paranoid ternyata tidak memiliki riwayat skizofrenia atau gangguan kejiwaan lain pada keluarganya. Akan tetapi, ternyata ada factor-faktor eksternal yang menjadi pengalaman masa hidup penderita tersebut sehingga memunculkan trauma dan mengakibatkan paranoid.
Psikoterapi yang dilakukan oleh para ahli di bidang psikologi dan psikiatri terhadap penderita Paranoid adalah salah satu jalan keluar yang efektif untuk membantu penderita keluar dari kondisi paranoidnya. Hal ini juga memiliki tantangan bagi terapis dan pasien, mengingat pada kasus penderita paranoid, telah terjadi krisis kepercayaan (trust) pada orang-orang di sekelilingnya.
Tetapi kesembuhan bagi penderita paranoid adalah suatu keniscayaan apabila dalam proses penyembuhan selalu ada kesabaran, pernyataan dan perwujudan kasih sayang serta kepercayaan dari lingkungan terdekat kepada penderita, dan tak lupa adalah konsistensi terapi yang terjaga baik dan disiplin
From :

KESUKSESAN PUTRA/PUTRI INDONESIA DALAM KOMPETISI INTERNASIONAL DI BIDANG IPTEK & MATEMATIKA (2)

Raih Medali Emas Kompetisi Matematika Internasional



Usia belia tak menghalangi Kerensia Valeria meraih prestasi skala dunia. Siswi kelas II SD Tunas Bangsa Kubu Raya ini meraih medali emas dalam World Mathematics Competition ke-13 di Sattahip Naval Base, Pattaya, Thailand, Sabtu (2/4). IDIL AQSA AKBARY, Pontianak
DITEMUI di kediamannya di Jalan Suprapto 2, Kamis (7/4) sore, Kerensia terlihat masih mengenakan seragam sekolah merah putih. Raut muka bahagia terpancar dari wajah mungilnya. Ditemani ayahnya, Christiansen Cornelius dan ibunya, Vitalia Lim, perempuan delapan tahun ini menceritakan pengalamannya yang berhasil meraih prestasi internasional.
World Mathematics Competition ke-13 merupakan even tahunan yang diadakan Sakamoto Educational Systems Pte Ltd, sebuah lembaga pendidikan asal Jepang. Tahun ini negara Thailand yang menjadi tuan rumah.
Proses seleksi untuk mengikuti kompetisi ini memang tak mudah. Kerensia harus melewati beberapa tahapan mulai dari seleksi tingkat provinsi hingga nasional. “Setelah lolos seleksi tingkat provinsi Kalbar, bulan Februari dia kembali seleksi nasional di Jakarta waktu itu hanya masuk peringkat ke-15 se-Indonesia,” jelas Vitalia, ibunya.
Meski hanya mampu menduduki peringkat ke-15, Kerensia yang bercita-cita menjadi seorang arsitek ini, berhak lanjut berkompetisi di tingkat internasional dalam World Mathematics Competition ke-13. Di sana dia harus kembali bersaing dengan lawan-lawan yang lebih tangguh. Ada ratusan peserta dari berbagai negera di dua benua yaitu Asia dan Australia yang menjadi lawannya.
Di sana Kerensia yang hobi menggambar dan menari ini justru berhasil mengalahkan semua lawannya. Sistem kompetisinya peserta yang paling banyak mengerjakan soal dan paling banyak benar berhak menjadi juara. Hingga akhirnya gadis kelahiran 30 April 2008 ini dinobatkan sebagai peraih medali emas untuk kategori siswa Sekolah Dasar (SD) kelas II. “Memang setelah lolos nasional, Kerensia terus digenjot belajarnya,” ungkap Christiansen, ayahnya.
Christiansen menceritakan, sehari-hari anak bungsunya itu sangat disiplin. Semangat untuk mengenyam pendidikan cukup tinggi, Kerensia selalu rajin ke sekolah. “Setiap hari jam setengah lima dia sudah bangun lalu bersiap ke sekolah, bahkan meski sedang sakit selalu memaksakan diri untuk sekolah,” ceritanya.
Sebagai orang tua dia mengaku tidak pernah menargetkan atau memaksakan anaknya untuk belajar. Kerensia hanya cukup difasilitasi les tambahan tiap sore dengan mendatangkan guru privat ke rumah. Terbukti selama mengenyam pendidikan formal Kerensia selalu meraih juara pertama.
“Sejak dari TK dia sudah juara terus, kelihatan menonjol dan pengen selalu terdepan, kami sebagai orang tua hanya bisa memfasilitasi dan mendukung saja,” ucapnya.
Prestasi meraih medali emas di ajang internasional ini merupakan kali pertama Kerensia dapat. Setelah ini dia bertekad akan terus mengikuti berbagai ajang perlombaan. Pastinya ingin terus membanggakan kedua orang tua, daerah bahkan negara.
Dia mengatakan pelajaran matematika memang sangat digemarinya. Alasannya karena selalu merasa tertantang. “Tahun depan harus bisa menang kompetisi matematika lagi,” ujar Kerensia yang juga gemar mata pelajaran since dan bahasa inggris ini.

KESUKSESAN PUTRA/PUTRI INDONESIA DALAM KOMPETISI INTERNASIONAL DI BIDANG IPTEK & MATEMATIKA (1)

Pavita Ardhani: Sang Juara Olimpiade Matematika Dunia dari Sidoarjo

pavita ardhani di indonesiaproud wordpress comPavita Ardhani Sugiharto Putri (11) siswi SD Muhammadiyah 1 Krian, Sidoarjo, membuat prestasi spektakuler.  Ia berhasil menjuarai olimpiade internasional matematika, Wizards at Mathematics International Competition (WIZMIC) di Kota Lucknow, India.
Bocah yang punya kegemaran berhitung mata pelajaran matematika ini meraih 1 emas dan 2 perunggu dalam WIZMIC itu. Dia berjuang keras menyisihkan pesaingnya dari berbagai negara sejak  20-22 Oktober 2011 lalu.
Menurut pengakuan siswa kelas 6 SD ini, kepiawaiannya dalam mengolah dan memecahkan soal berhitung ini berawal dari hobi menghitung. Dia mengikuti pelajaran matematika di sekolahnya ibaratnya sudah menjadi makanan pokok. Matematika baginya merupakan mata pelajaran yang sangat disukai. Bahkan, mata pelajaran itu mendapat tempat istimewa di hati gadis yang selalu tampak ceria ini.
Makanya, wajar jika dia meraih prestasi luar biasa di ajang internasional. Dia sukses mengharumkan nama darah dan bangsa Indonesia. Apa komentar dia, soal prestasinya itu, terutama yang berkaitan dengan persiapan menghadapi olimpiade tersebut?
“Saya tidak ada persiapan khusus dalam perlombaan itu. Hanya saja saya rutin dan tekun untuk mengikuti bimbingan belajar dan juga berdoa supaya bisa memenangi perlombaan tersebut,”  katanya di terminal kedatangan domestik Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, (27/10).
Ia menegaskan, “Sekali lagi, tidak ada persiapan khusus dan saya memang mencoba untuk mendalami ilmu matematika yang telah diperoleh di sekolah dan juga lebih rutin mengerjakan soal untuk persiapannya ini,” ucapnya.
Menurut siswa yang menyukai ilmu aljabar sejak kecil ini, dirinya berhasil menyabet medali emas tersebut saat bertanding dalam kelompok beregu bersama dengan tiga orang rekannya yang berasal dari Indonesia.
“Dalam soal beregu atau tim tersebut mendapatkan sepuluh soal masing-masing delapan soal dikerjakan sendiri-sendiri dan sisanya dua soal dikerjakan secara bersama-sama,” paparnya.
Anak dari pasangan Sugiharto dan Rini Puspitasari dari Desa Semambung Driyorejo, Gresik ini mengaku akan terus bekerja keras untuk terus mengerjakan soal matematika karena sejak kecil dirinya memang sudah menyukai ilmu matematika.
Juara di Singapura
Selain di Lucknow, India, Pavita Ardhani juga berhasil menjuarai lomba matematika tingkat internasional yakni International Mathematic Contest (IMC) 2011 yang digelar di Global Indian School di Singapura pada 30-31 Juli lalu.
“Tidak ada persiapan khusus dalam perlombaan itu, hanya saja saya rutin dan tekun untuk mengikuti bimbingan belajar selama dalam masa karantina di Bogor,” katanya.
Ia mengemukakan, dalam perlombaan tersebut, dirinya membawa pulang medali perunggu dan berhasil menyisihkan ratusan peserta dari berbagai negara di dunia. “Sekali lagi, tidak ada persiapan khusus hanya selama empat hari persiapan, saya memang mencoba untuk mendalami ilmu matematika yang telah diperoleh di sekolah dan juga lebih rutin mengerjakan soal untuk persiapannya di IMC 2011,”katanya.
Siswa yang menyukai ilmu aljabar ini menjelaskan, dirinya berhasil menyabet medali perunggu saat bersaing bersama ratusan peserta dari berbagai negara.
Meski demikian, ia mengaku belum sepenuhnya dapat mengerjakan 18 soal yang diberikan. Dari jumlah soal yang diberikan tersebut, Pavita mengaku kesulitan mengerjakan dua soal uraian yang diberikan.“Saya kesulitan mengerjakan soal uraian. Karena diperintahkan harus menjelaskan secara detail,”katanya.
Sedangkan, untuk sisa soal yakni delapan isian singkat serta delapan pilihan ganda mampu dia selesaikan dengan cepat. Ia menceritakan, waktu 90 menit yang diberikan pun mampu dia gunakan semaksimal mungkin untuk menyelesaikan soal tersebut. “Saya hanya kesulitan mengerjakan soal uraian saja, sedangkan isian singkat dan pilihan ganda bisa saya kerjakan,” kata siswa yang mempunyai hobi membaca itu.
Dia mengungkapkan, saat lomba dirinya memang memfokuskan untuk mengerjakan isian singkat dan soal pilihan ganda. Pasalnya, dua model soal tersebut mempunyai bobot nilai yang cukup tinggi dibandingkan dengan soal uraian yang diberikan.
“Terlebih lagi, materi soal dalam dua model soal tersebut menjadi kegemarannya. Di antaranya, materi bilangan, kombinasi angka serta beberapa rumus kecepatan,” katanya.
Cinta Matematika
Kesuksesan Pavita memperoleh medali di India & Singapura memang tidak terlepas dari kecintaannya pada mata pelajaran hitung-menghitung ini.
Saat menginjak SD pun dia selalu aktif mengerjakan soal matematika baik itu soal dari guru matematika dan soal yang dia cari dalam jaringan (internet). “Minimal sehari mengerjakan dua soal matematika. Jika soal itu sulit, solusinya jangan mudah menyerah dan terus berusaha,” katanya.
Pavita Ardhani di indonesiaproud wordpress comKepala Sekolah SD Muhammadiyah I Krian, Nur Azizah, mengaku senang dengan apa yang prestasi yang diperoleh siswanya ini. “Kami berharap, Pavita akan terus berkarya untuk mempertahankan prestasi matematikanya di sekolah lanjutan kelak, menyusul saat ini Pavita sudah menginjak kelas enam dan akan lulus,”ujarnya.
Humas SD Muhammadiyah I Krian, Hamim Efendi mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya yang mampu meraih prestasi di tingkat internasional itu. “Kami berharap, prestasi Pavita dapat diikuti siswa lain. Dan kami juga mempunyai komunitas ‘sains’ untuk menampung siswa-siswa yang gemar pada mata pelajaran tersebut. Diharapkan prestasi dari even nasional dan internasional terus lahir dari bakat dan prestasi siswa,” katanya.
Kurang Perhatian & Penghargaan
Sayangnya, meski telah berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia, keberhasilan bocah ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah setempat. Tidak ada satupun penghargaan atau perhatian khusus kepada sang bocah.
Ironisnya, Dinas Pendidikan Sidoarjo selaku pihak terkait tidak tahu jika ada anak didiknya yang berhasil menjuarai olimpiade matematika tingkat dunia di India.
Sumber :

DAMPAK NEGATIF KEMAJUAN IPTEK BAGI KEHIDUPAN

Dampak negatif kemajuan IPTEK bagi kehidupan budaya

Ilmu pengetahuan dan teknologi sangat besar pengaruhnya dalam kehidupan berbudaya. teknologi sendiri dapat muncul dari ilmu pengetahuan yang selalu berkembang dari zaman ke zaman. Namun, pengaruh Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) dalam pembentukan budaya mempunyai dampak positif dan negatif. Dampak positif dan dampak negatif dari perkembangan teknologi dilihat adalah
Dampak Positif :
  1. Kita akan lebih cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet.
  2. Kita dapat berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone.
Dampak Negatif :
  1. Kemerosotan moral di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat menjadi kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani.
Jadi pada dasarnya, penemuan teknologi telah membawa perubahan yang begitu cepat dalam kehidupan masyarakat.  Perubahan itu antara lain cara orang bekerja, gaya hidup, dan tata nilai masyarakat. Berbagai penemuan dan penerapan teknologi telah membuka fase industrialisasi. Teknologi dan industrialisasi cenderung mempercepat tempo kehidupan, pengangkutan serba cepat, dan komunikasi secepat kilat. Perkembangan industri dapat meningkatkan pendapatan dan membuka lapangan kerja.
Tetapi juga memunculkan kesenjangan sosial di masyarakat. Munculnya kelompok masyarakat pemilik modal yang kaya bahkan menjadi konglomerat, tetapi juga ada kelompok masyarakat yang tidak memiliki ketrampilan. Mereka yang tidak menguasai teknologi akan semakin ketinggalan dan hidup miskin.Terjadilah jurang perbedaan yang begitu dalam antara si kaya dan si miskin. Hal ini dapat mendorong kecemburuan sosial dan kerawanan keamanan.
Sebagai contoh kecil, melalui kemajuan IPTEK, banyak pula terciptanya gadget yang semakin canggih. Semakin banyak pula aplikasi sosial media ( dunia maya ) yang digemari manusia khususnya remaja saat ini. Sebagian besar remaja saat ini mempunyai berbagai jenis sosial media seperti FB, twitter, Path, Instagram dan lainnya. Memang tidak dipungkiri melalui kemajuan teknologi dan adanya sosial media ini, kita menjadi lebih maju mengetahui perkembangan dunia, dapat menemukan teman/keluarga/rekan dan melalui sosial media ini dapat melakukan usaha (online shop). Tetapi tidak dipungkiri, kejahatan banyak dilakukan melalui kemajuan teknologi ini. Adanya pergaulan bebas, penculikan, bahkan penjualan remaja terjadi melalui adanya sosial media dan kemajuan teknologi.
Jadi, jelas penerapan IPTEK memiliki banyak keuntungan, tetapi juga ada dampak negatif. Selain dampak positif, perkembangan sistem informasi, komunikasi, dan transportasi juga memiliki dampak yang negatif. Dengan adanya media informasi, komunikasi, dan transportasi ternyata telah membawa pengaruh nilai-nilai sosial budaya luar yang mulai menggeser budaya bangsa klasik. Kehidupan individualistik mulai berkembang dan menggeser nilai-nilai kekerabatan dan gotong royong sebagian rakyat Indonesia. Oleh karena itu, kita harus bisa menyikapi kemajuan teknologi dengan tidak melupakan tata nilai budaya kita

DAMPAK KEMAJUAN IPTEK BAGI KEHIDUPAN

Dampak kemajuan IPTEK bagi kehidupan lingkungan

1. Positif
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk di dalamnya manusia dan perilakunya yang mempengaruhi kehidupan dan kesejahteraan manusia. Pengaruh IPTEK terhadap lingkungan yang paling menonjol yaitu dalam aspek pembangunan.
Pembangunan adalah proses perubahan terus menerus, yang merupakan kemajuan dan perbaikan mengarah pada suatu tujuan yang ingin dicapai. Adapun hakekat pembangunan manusia seutuhnya dan pembangunan seluruh masyarakat Indonesia, yang tujuan jangka panjangnya dititik beratkan pada pembangunan ekonomi dengan sasaran utama mencapai keseimbangan antara bidang pertanian dan industry, serta terpenuhinya kebutuhan pokok rakyat. Dampak positif dari pembangunan yang berupa manfaat yaitu meningkatnya kesejahteraan masyarakat.
2. Negatif
Dampak negatif yang ditimbulkan oleh pembangunan adalah dampak pada iklim, kebisingan, kualitas udara, hidrologi, tanah, ekosistem perairan, flora dan fauna, sosial ekonomi, sosial budaya dan dampak pada kesehatan. Dampak negatif ini akan menurunkan kualitas lingkungan apabila faktor pelestarian lingkungan diabaikan.
Penurunan kualitas lingkunga penyebab menurunnya kualitas lingkungan secara global adalah teknologi yang mencemari dan yang mendorong konsumsi mewah serta limbah yang dihasilkan keduanya. Penyebab lain adalah kekurang tepatan kebijakan, kemiskinan, serta masalah kerawanan keamanan dan ketrentaman sosial.
Dampak dari kegiatan manusia terhadap lingkungan hidup telah menimbulkan berbagai masalah berikut
a. Mutasi Gen
Dengan perkembangan teknologi telah banyak digunakan teknik radiasi seperti untuk keperluan kedokteran, energi nuklir, pertanian, percobaan persenjataan, dan bidang-bidang lainnya. Berbagai radiasi dan bahan kimia itu bersifat karsinogenetik, teratogenetik, mutagenetik, maupun penurunan daya tahan tubuh. Akibat yang berdampak menurut seperti mutasi gen, akan menurunkan daya tahan tubuh generasi muda yang diperoleh secara alami. Oleh karena itu semakin lama eksistensi manusia makin hanya dapat diperhankan dengan dukungan teknologi yang makin lama makin dituntut kecanggihannya, yang dengan sendirinya juga dengan biaya yang semakin mahal.
b. Rumah kaca
Dari berbagai kegiatan manusia terutama dalam penggunaan energi fosil (minyak bumi, batubara) telah terjadi kenaikan gas terutama gas karbon dioksida ( CO2), dapat menyebabkan dampak rumah kaca karena dapat memanaskan atmosfer bumi. Gas CO2 di atmosfer berperan sebagai kaca di rumah kaca yang menghalangi pantulan sinar matahari dari bumi, sinar pantulan bergelombang panjang sehingga mempunyai dampak kepanasan. Kenaikan gas rumah kaca ini juga dapat disebabkan oleh pembalakan hutan. Akibat dari dampat rumah kaca ini kecuali kenaikan suhu atmosfer bumi, juga perubahan iklim pada umumnya.
c. Hujan Asam
Industri-industri terutama pengecoran logam, penggunaan bahan bakar fosil dan yang membuang limbah gas, akan melepaskan gas seperti SO2, NOx, dan CO2 yang dengan uap air akan bereaksi membentuk asam-asam yang kemudian turun bersama-sama dengan air hujan, sehingga air hujan mengandung asam berturut-turut asam sulfat (H2SO4), asam nitrat (HNO3) dan asam karbonat (H2CO3) sehingga dikenal dengan hujan asam. Bila air hujan dengan pH di bawah 5,6 dapat merusak hutan dan perkebunan, mengkaratkan benda logam, merusak berbagai bangunan dari marmer, tegel, dan beton pada umumnya.
d. Lubang lapisan ozon
Lapisan ozon (O3) di atmosfer yang menyelimuti bumi pada ketinggian ±30 km di atas bumi, berfungsi menahan 99% dari radiasi sinar ultra violet dari matahari yang berbahaya bagi kehidupan. Lapisan ozon ini mengalami kerusakan dan timbul lubang-lubang yang disebabkan oleh berbagai bahan kimia seperti halon (untuk pemadam kebakaran), CFC (Chloro Fluro Carbon) yang digunakan sebagai aerosol (gas penyemprot minyak wangi, hair spray, dll). Oleh sinar ultra violet gas-gas itu diuraikan menjadi khlor (Cl) dan monoksida khlor (ClO) yang menjadi katalisator pecahnya ozon menjadi oksigen (O2) . Setiap unsure Cl akan dapat mengakibatkan pecahnya 100.000 molekul O3. Lubang ozon ini terdapat di atas Antariksa dan Kutub Utara. Melalui lubang-lubang lapisan ozon ini sinar ultra violet akan menembus sampai ke bumi. Apabila terjadi penyerapan sinar ultra violet oleh kulit akan terjadi kanker kulit, kerusakan mata (katarak), serta akan terjadi gangguan pada rantai makanan baik di laut maupun di daratan.
e. Pencemaran air
Pencemaran adalah masuknya atau dimasukkanya makhluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam lingkungan dan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam, sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya.
Air adalah benda alam yang mutlak diperlukan bagi makhluk hidup seperti untuk minum, cuci, mandi, pertanian, perikanan, transportasi, dll. Pencemaran air ditandai oleh berubahnya warna air menjadi coklat atau hitam dan berbau busuk. Hal ini tidak mustahil karena berbagai air limbah industri yang saat ini belum diolah secara baik dibuang langsung ke sungai, yang pada gilirannya akan mencemari juga air tanah.

#SIP MERANCANG APLIKASI PSIKOLOGI

1. VIA Survey (Psikologi Positif) Survey VIA adalah tes kepribadian psikologi yang telah divalidasi untuk mengukur kekuatan karakt...