Senin, 13 Juni 2016

EFEK RUMAH KACA


Gejala Efek Rumah Kaca

Efek rumah kaca, yang pertama kali diusulkan oleh Joseph Fourier pada tahun 1824, merupakan proses pemanasan permukaan suatu benda langit (terutama planet atau satelit) yang disebabkan oleh komposisi dan keadaan atmosfernya.
Mars, Venus, dan benda langit yang memiliki atmosfer lainnya (seperti satelit alami Saturnus, Titan) memiliki efek rumah kaca, hanya saja artikel ini hanya membahas pengaruh di Bumi. Efek rumah kaca untuk masing-masing benda langit tadi akan dibahas di masing-masing artikel.
Efek rumah kaca dapat digunakan untuk menunjuk dua hal berbeda: efek rumah kaca alami yang terjadi secara alami di bumi, dan efek rumah kaca ditingkatkan yang terjadi akibat kegiatan manusia (lihat juga pemanasan global). Yang belakang diterima oleh semua; yang pertama diterima kebanyakan oleh ilmuwan, meskipun ada beberapa perbedaan pendapat.
Penyebab
Efek rumah kaca disebabkan karena meningkatnya konsentrasi gas karbon dioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Meningkatnya konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh banyaknya pembakaran bahan bakar minyak, batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melebihi kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk menyerapnya.
Energi yang masuk ke Bumi:
  • 25% dipantulkan oleh awan atau partikel lain di atmosfer
  • 25% diserap awan
  • 45% diserap permukaan bumi
  • 10% dipantulkan kembali oleh permukaan bumi
Energi yang diserap dipantulkan kembali dalam bentuk radiasi inframerah oleh awan dan permukaan bumi. Namun sebagian besar inframerah yang dipancarkan bumi tertahan oleh awan dan gas CO2 dan gas lainnya, untuk dikembalikan ke permukaan bumi. Dalam keadaan normal, efek rumah kaca diperlukan, dengan adanya efek rumah kaca perbedaan suhu antara siang dan malam di bumi tidak terlalu jauh berbeda.
Selain gas CO2, yang dapat menimbulkan efek rumah kaca adalah belerang dioksida, nitrogen monoksida (NO) dan nitrogen dioksida (NO2) serta beberapa senyawa organik seperti gas metana dan klorofluorokarbon (CFC). Gas-gas tersebut memegang peranan penting dalam meningkatkan efek rumah kaca
Akibat
Meningkatnya suhu permukaan bumi akan mengakibatkan adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem di bumi. Hal ini dapat mengakibatkan terganggunya hutan danekosistem lainnya, sehingga mengurangi kemampuannya untuk menyerap karbon dioksida di atmosfer. Pemanasan global mengakibatkan mencairnya gunung-gunung es di daerah kutub yang dapat menimbulkan naiknya permukaan air laut. Efek rumah kaca juga akan mengakibatkan meningkatnya suhu air laut sehingga berakibat kepada beberapa pulau kecil tenggelam di negara kepulauan , yang membawa dampak perubahan yang sangat besar.
Menurut perhitungan simulasi, efek rumah kaca telah meningkatkan suhu rata-rata bumi 1-5 °C. Bila kecenderungan peningkatan gas rumah kaca tetap seperti sekarang akan menyebabkan peningkatan pemanasan global antara 1,5-4,5 °C sekitar tahun 2030. Dengan meningkatnya konsentrasi gas CO2 di atmosfer, maka akan semakin banyak gelombang panas yang dipantulkan dari permukaan bumi diserap atmosfer. Hal ini akan mengakibatkan suhu permukaan bumi menjadi meningkat.
Beberapa Faktor yang Menyebabkan Efek Rumah Kaca
1. Penggundulan hutan
Penggundulan hutan dapat menyebabkan  tidak terdapat tumbuhan yang menyerap karbondiksida yang digunakan dalam proses fotosintesis. Penggundulan hutan terjadi akibat kebutuhan lahan untuk perumahan, pertanian dan berbagai macam infrastruktur.
2. Bahan Bakar Fosil
Gas hasil pembakaran bahan bakar fosil berkontribusi terhadap penambahan gas rumah kaca yang pada gilirannya memicu pemanasan global.
3. Peralatan listrik
Contoh peralatan listirik penghasil gas rumah kaca salah satunya adalah lemari es. Lemari es model lama menggunakan gas CFC atau  Chlorofluorocarbon. Gas CFC yang terlepas ke atmosfer dapat berperan sebagai gas rumah kaca yang memicu peningkatan suhu bumi.
4. Pertumbuhan penduduk
Pertumbuhan penduduk adalah salah satu penyebab utama efek rumah kaca. Dengan meningkatnya populasi , dapat meningkatkan kebutuhan juga. Hal ini meningkatkan produksi dan proses industri yang menyebabkan peningkatan pelepasan gas industri yang mengkatalisis efek rumah kaca
SAAT MENDUNG UDARA MENJADI PANAS
Ketika awan terlihat hitam (mendung), terjadi proses perubahan uap air (gas) lalu berubah menjadi cair. Pada proses ini dilepaskan sejumlah panas ke udara. Awan yang mendung biasanya tidak terlalu tinggi dibandingkan awan yang putih, sehingga semakin dekat jaraknya ke permukaan bumi, efek panas yang dilepaskan semakin terasa. Kondisi ini akan lebih panas jika sebelumnya matahari bersinar terik, sehingga panas yang kita rasakan adalah akumulasi dari pelepasan energi dari perubahan fase uap air menjadi air dan energi panas sisa yang dipancarkan bumi.
menurut badan meteorologi dan genetika di bandung, hali ini diakibatkan dari awan mendung yang mempersempit jumlah luas area yang tersedia untuk menyerap energi matahari . sisa energi yang tidak diserap , akan kembali ke permukaan bumi sehingga udara dimalam hari akan terasa panas.
Sumber :

PENELITIAN YANG TERKAIT DENGAN PLANET-PLANET ATAU BULAN

Ditemukan planet 'kesembilan' di sistem tata surya


Para astronom Amerika mengatakan memiliki bukti kuat bahwa ada planet kesembilan dalam sistem tata surya ini yang mengorbit jauh, bahkan melebihi planet kerdil Pluto.
Tim dari Institut Teknologi California (Caltech) belum melakukan pengamatan langsung, untuk mengonfirmasi kehadiran planet baru ini.
Namun, para ilmuwan membuat klaim berdasarkan pergerakan benda yang letaknya berjauhan itu.
Tapi jika ini terbukti, benda yang diduga planet ini memiliki massa 10 kali lebih berat dari Bumi.
Para astronom Caltech belum melihat benar-benar planet ini dan mereka bekerja untuk melacak benda yang diduga planet itu.
"Ada banyak teleskop di Bumi yang benar-benar bisa menemukannya," kata Dr Mike Brown.
"Dan saya betul-betul berharap bahwa kami bisa mengumumkan penemuan ini, orang-orang di seluruh dunia mulai mencari planet kesembilan."
Pergerakan aneh
Berdasarkan penghitungan tim, jika dibandingkan dengan planet terluar di sistem tata surya kita, Neptunus, objek ini mengorbit 20 kali lebih jauh.
Jarak Neptunus ke matahari sekitar 4,5 miliar km.
Namun tidak seperti jalur terdekat yang melingkari planet-planet utama, objek ini berada di lintasan sangat elips, membutuhkan waktu 10.000 dan 20.000 tahun untuk mengelilingi matahari.
Kelompok peneliti Caltech telah menganalisis pergerakan sejumlah objek dalam material es yang dikenal sebagai Sabuk Kuiper, tempat planet Pluto berada.
Para ilmuwan mengatakan mereka melihat tatanan berbeda di antara objek-objek dalam Sabuk Kuiper, khususnya dua objek yang lebih besar dikenal sebagai Sedna dan 2012 VP113.
Tatanan ini, mereka berpendapat, dijelaskan dengan keberadaan sebuah planet besar yang sampai sekarang tak dikenal.
"Benda-benda yang paling jauh semuanya bergerak dalam satu arah dengan cara yang sangat aneh yang seharusnya tidak terjadi. Kami menyadari satu-satunya cara agar kita bisa melihat mereka bergerak dalam satu arah adalah jika ada sebuah planet besar, yang juga sangat jauh letaknya dalam sistem tata surya, adalah menjaga posisi mereka di tempatnya sewaktu mengelilingi Matahari," jelas Dr Brown.
"Tadinya saya benar-benar skeptis, sampai akhirnya tiba-tiba berpikir ini mungkin benar-benar nyata."
Pemodelan dan observasi
Planet ke sembilan


Gagasan bahwa mungkin ada yang disebut Planet X yang bergerak jauh mencapai sistem tata surya telah diperdebatkan selama lebih dari seratus tahun.
Apa yang membuat klaim ini sedikit lebih menarik adalah Dr Brown sendiri.
Dia memang ahli dalam mencari objek-objek luas, dan dia menemukan planet kerdil Eris seluas 2,236 km dalam Sabuk Kuiper pada tahun 2005, yang membuat status Pluto sebagai planet ditendang setahun kemudian.
Pada tahap itu, Pluto dianggap sedikit lebih kecil dari Eris, namun sekarang diketahui ukurannya sedikit lebih besar.
Peneliti lainnya yang memodelkan sistem luar tata surya mengatakan bahwa selama beberapa tahun berbagai ukuran terlihat dalam objek-objek sejauh ini diidentifikasi dalam Sabuk Kuiper menunjukkan planet lain yang mungkin ukurannya sama dengan Bumi atau Mars.
Tapi pasti menjadi skeptis sampai ada pengamatan teleskopik yang dapat dikonfirmasi kebenarannya.
Dr Brown dan Konstantin Batygin melaporkan penelitian mereka dalam The Astronomical Journal.
Di mana mencari planet kesembilan?
Enam benda yang dikenal merupakan planet paling jauh dalam sistem surya dengan orbit eksklusif di luar Neptunus semuanya misterius berbaris dalam satu arah.
Mengapa? Brown dan Batygin berpendapat semua ini dikarenakan adanya planet besar yang tidak sejajar dengan benda-benda ini.
Dapatkah teleskop menemukan planet ini? Mungkinkah bukti yang sudah tercantum dalam data pengamatan namun tak seorang pun mengakuinya? Pencarian tengah berlangsung.

Sumber :
http://www.bbc.com/indonesia/majalah/2016/01/160121_majalah_planet_kesembilan

MITOS YANG ADA DI DAERAH JEMBER, JAWA TIMUR


Asal-Usul Pantai "Watu-Ulo"

(Pantai "Watu-Ulo")

Masyarakat Jember menceritakan bahwa nama pantai Watu Ulo bermula dari kisah berikut. Pada zaman dahulu Ajisaka (baca: Ajisoko) datang ke tanh Jawa. Di Jawa, negeri Medang Kamula, ia mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan kesaktian kepada masyarakat. Saat mengajari murid-muridnya, ilmunya didengar ayam yang sedang mencari makan di bawah pondok perguruannya. Seharusnya, siapapun tidak boleh mendengar ajaran Ajisaka, selain murid yag sudah diijinkan. Karena mendengar matra-mantra yang diajarkan kepada muridya, seekor ayam itu mendadak bertelur yang amat besar, tidak seperti biasanya.
Saat telur itu dierami dan menetas, ternyata yang keluar dari cangkang telur bukan anak ayam, tetapi anak naga raksasa, yang mampu berbicara seperti manusia. Anak naga itu bicara terus, dan menanyakan siapa ayahnya. Oleh masyarakat setempat naga itu diberi tahu kalau ingin tahu siapa ayahnya, disuruh tanya ke rang sakti bernama Ajisaka. Lalu, anak naga itu mendatangi Ajisaka dan bertanya siapa ayahnya. Ajisaka tidak terkejut, lalu diberi tahulah anak naga itu bahwa sebenarnya anak naga itu memang anaknya yang tercipta dari telur ayam lewat mantra-mantra. Walaupun mengakui naga itu sebagai anaknya, Ajisaka tidak mengijinkan naga itu ikut dengannya. Ajisaka menyuruh anak naga itu bertapa di pantai laut selatan. Kemudian anak naga itu bertapa di pantai selatan.
Saat bertapa, naga itu sesekali bangun dari meditasi untuk makan binatang apa saja di sekitarnya. Ratusan tahun ia bertapa, badannya tambah besar. Badannya di Jember, kepalanya sampai Banyuwangi, dan ekornya memanjang sampai Jawa Tengah. Karena tubuhnya membesar akibatnya makanan di sekitarnya tidak cukup, maka sesekali naga itu mencari makan di tengah laut selatan.
Karena lamanya bertapa sampai badannya ditumbuhi lumut seperti kayu. Suatu hari, penduduk di sekitar pertapaan naga kehabisan kayu bakar. Penduduk menemukan kayu besar dan memanjang maka dipotonglah kayu itu. Saat dipotong kayu itu mengeluarkan getah seperti darah, sehingga semua penduduk terheran-heran tetapi penduduk tetap saja mengambilnya sebagai kayu bakar.
Sampai sekarang naga yang telah besar itu masih bertapa di pantai laut selatan, tetapi tubuhnya tidak lengkap lagi karena dipotong penduduk untuk kayu bakar, tinggal kepalanya ada di Banyuwangi, badannya di pantai selatan Jember, dan ekornya di Jawa Tengah. Bagian-bagian tubuh itu mengeras seperti batu, dan sampai sekarang masih bisa ditemukan batu-batu seperti sisik kulit ular di pantai selatan Jember. Oleh penduduk, pantai itu disebut pantai “Watu Ulo” (Batu Ular) karena batu-batunya tersusun seperti sisk kulit ular. Konon pada saatnya naga itu akan berubah menjadi manusia yang sakti dan akan menjadi pemipin dan penguasa di tanah Jawa atau Indonesia. (Dikumpulkan dan diceritakan ulang dari cerita masyarakat Jember dan sekitarnya)
VERSI LAIN :
Mitos versi lain :Konon, dahulu kala, hiduplah sepasang suami istri yang bernama Aki dan Nini Sambi. Pasangan ini dikaruniai anak yang bernama Joko Samudera. Si ayah bekerja mencari kayu bakar di perbukitan di sekitar pantai, sedangkan si anak mencari ikan di laut. Di suatu hari, Aki serta Nini Sambi yang tengah mencari kayu bakar mendengar adanya suara tangisan bayi. Mereka lantas mencari sumber suara tersebut yang ternyata berasal dari seorang bayi laki-laki. Merasa tidak tega, Nini Sambi pun lantas jatuh kemudian dan merawat si bayi. Bayi ini kemudian diasuh dan diberi nama Marsudo.
Seiring waktu berlalu, kedua anak lelaki Aki dan Nini Sambi pun tumbuh dewasa. Mereka secara bergantian mencari ikan di laut. Suatu ketika Marsudo sedang mencari ikan, dia begitu kaget ketika mengangkat pancingnya dan yang didapatkannya adalah seekor ikan raksasa yang dapat berbicara. Ikan yang bernama Raja Mina itu pun ingin Marsudo melepaskan dirinya. Dan sebagai ganti, Raja Mina akan mengabulkan semua keinginannya. Marsudo lantas melepas ikan raksasa tersebut. Dengan rasa terima kasih, Raja Mina langsung berenang pergi. Akan tetapi, sesampaianya dia di rumah, Marsudo malah dimarahi oleh orang tuanya sebab melepaskan ikan yang sangat besar itu. Tidak tega saudaranya kena marah, Joko Samudera pun pergi memancing ke laut untuk menggantikan adiknya itu. Bukannya mendapatkan ikan, Joko Samudera malahan mendapatkan seekor ular laut raksasa. Ular tersebut mengamuk ketika kail pancing Joko Samudera telah melukai tubuhnya.
Joko Samudera dan Ular raksasa pun berduel sengit. Melihat kakaknya tengah berjibaku melawan ular raksasa, Marsudo pun memanggil Raja Mina yang sebelumnya dia selamatkan. Dia menagih janji Raja Mina untuk memenuhi permintaannya. Ia meminta Raja Mina memenangkan kakaknya dalam melawan ular raksasa itu. Raja Mina pun lantas memberi Marsudo cemeti (cambuk). Ikan yang dapat berbicara tersebut berpesan supaya Ia memukul tubuh ular raksasa itu dua kali, sehingga tubuh ular akan terbelah menjadi tiga. Pisahkanlah ketiga bagian tubuh ular itu ke 3 tempat, jadi tidak dapat bersatu kembali. Karena jika bersatu, ular tersebut akan hidup lagi. Ular tersebut pun lantas dapat ditaklukkan. Dan saat ini, di pinggir pantai Watu Ulo, terdapat gugusan batu yang seperti anatomi tubuh ular yang sangat besar. Panjang serta berlekuk, permukaannya pun seperti sisik.


Minggu, 12 Juni 2016

REPOST FROM ANOTHER WEB

Imajinasi Mengubah Apa yang Kita Dengar dan Lihat

Sebuah studi dari Karolinska Institutet di Swedia mengungkapkan bahwa apa yang kita bayangkan dalam pikirkan ternyata dapat mempengaruhi cara kita mengalami dunia. Persepsi kita yang sesungguhnya mengalami perubahan di saat kita mengimajinasikan sedang ‘mendengar’ atau ‘melihat’ sesuatu dalam benak kita. Studi yang dipublikasikan dalam jurnalCurrent Biology ini menyoroti pertanyaan klasik dalam dunia psikologi dan neurologi tentang bagaimana otak kita mengkombinasikan informasi dari berbagai indera yang berbeda-beda.
“Kita sering berpikir tentang hal-hal yang kita bayangkan dan hal-hal tersebut kita anggap jelas sebagai hal yang terpisahkan,” kata Christopher Berger, mahasiswa doktoral di Departemen Ilmu Saraf dan sebagai penulis utama dalam studi, “Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa imajinasi kita pada suara atau bentuk tertentu mampu merubah cara kita memandang dunia di sekitar kita dengan cara yang benar-benar sama dengan mendengar suara itu atau melihat bentuk tersebut. Secara khusus, kami menemukan bahwa imajinasi kita tentang ‘pendengaran’ dapat mengubah apa yang kita lihat, dan imajinasi kita tentang ‘melihat’ dapat mengubah apa yang sebenarnya kita dengar.”
Seorang peserta dalam percobaan mempersepsikan kedua objek yang saling bertabrakan meski sebenarnya kedua objek itu saling berpas-pasan. (Kredit: Karolinska Institutet)
Seorang peserta dalam percobaan mempersepsikan kedua objek yang saling bertabrakan meski sebenarnya kedua objek itu saling berpas-pasan. (Kredit: Karolinska Institutet)
Penelitian ini terdiri dari serangkaian percobaan yang menggunakan ilusi di mana informasi sensorik dari satu indera mengalami perubahan atau mendistorsi persepsi seseorang dari indera yang lain. Sembilan puluh enam sukarelawan berpartisipasi secara total.
Dalam percobaan pertama, para peserta mengalami ilusi bahwa dua objek yang berpas-pasan saling bertabrakan, bukannya saling melewati satu-sama lain, setelah mereka membayangkan suara kedua objek yang saling bertumbukan. Dalam percobaan kedua, persepsi spasial peserta pada suara menjadi bias terhadap lokasi di saat mereka membayangkan sedang ‘melihat’ sekelebat lingkaran putih. Pada percobaan ketiga, persepsi para peserta pada apa yang diucapkan seseorang berubah setelah mereka membayangkan satu suara tertentu.
Menurut para ilmuwan, hasil penelitian ini mungkin berguna dalam memahami mekanisme yang umumnya terjadi pada gangguan kejiwaan tertentu seperti skizofrenia, di mana otak gagal dalam membedakan antara pikiran dan realitas. Penggunaan di bidang lain pun bisa menjadi bahan penelitian mengenai komputer antarmuka otak, di mana imajinasi seseorang yang lumpuh bisa digunakan untuk mengontrol perangkat virtual dan buatan.
“Ini merupakan set pertama dari percobaan untuk secara definitif menetapkan bahwa sinyal-sinyal sensorik yang dihasilkan oleh imajinasi seseorang cukup kuat untuk mengubah persepsi dunia nyata seseorang dari modalitas sensorik yang berbeda,” jelas Profesor Henrik Ehrsson, kepala peneliti di balik studi ini.
Kredit: Karolinska Institutet
Jurnal: Christopher C. Berger, H. Henrik Ehrsson. Mental Imagery Changes Multisensory PerceptionCurrent Biology, 2013; DOI: 10.1016/j.cub.2013.06.012

Tanggapan saya : Artikel ini sangan edukatif dan informatif, karena kita bisa mengetahui bahawa imajinasi kita bisa mengubah apa yang kita dengar dan lihat. dan menambah wawasan pengetahuan kita juga.

Senin, 16 Mei 2016

FLORA & FAUNA KHAS INDONESIA


*Flora Khas Indonesia

Kokoleceran (Vatica bantamensis)






Klasifiikasi Ilmiah

Kerajaan  : Plantae
Ordo        : Malvales
Famili      : Dipterocarpaceae
Genus      : Vatica
Spesies    : V. bantamensis

Kokoleceran adalah maskot provinsi Banten yang merupakan salah satu tanaman endemik Banten yang dipercaya hanya terdapat di taman nasional ujung kulon Pohon ini dapat tumbuh tinggi hingga 30 m, bagian pohon yang muda berbulu halus lebat. Daun menjorong atau melanset, dengan tangkai daun yang panjang hingga 2.2 cm panjangnya. Bunga kokoleceran panjangnya mencapai 7 cm, sedangkan buah tanaman endemik ini agak bulat dan mempunyai tangkai yang pendek sekitar 5 mm panjangnya, pada buahnya terdapat biji yang berdiameter mencapai 1 cm. Kokoleceran termasuk dalam famili Dipterocarpaceae dan berkerabat dekat dengan Resak hiru.

*Fauna Khas Indonesia

Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)





Nama Ilmiah  : Rhinoceros sondaicus
Tingkatan Takson : Spesies
Klasifikasi lebih tinggi : Rhinoceros


     Badak jawa, atau badak bercula-satu kecil (Rhinoceros sondaicus) adalah anggota famili Rhinocerotidae dan satu dari lima badak yang masih ada. Badak ini masuk ke genus yang sama dengan badak india dan memiliki kulit bermosaik yang menyerupai baju baja. Badak ini memiliki panjang 3,1–3,2 m dan tinggi 1,4–1,7 m. Badak ini lebih kecil daripada badak india dan lebih dekat dalam besar tubuh dengan badak hitam. Ukuran culanya biasanya lebih sedikit daripada 20 cm, lebih kecil daripada cula spesies badak lainnya
     Badak ini pernah menjadi salah satu badak di Asia yang paling banyak menyebar. Meski disebut "badak jawa", binatang ini tidak terbatas hidup di Pulau Jawa saja, tapi di seluruh Nusantara, sepanjang Asia Tenggara dan di India serta Tiongkok. Spesies ini kini statusnya sangat kritis, dengan hanya sedikit populasi yang ditemukan di alam bebas, dan tidak ada di kebun binatang. Badak ini kemungkinan adalah mamalia terlangka di bumi. Populasi 40-50 badak hidup di Taman Nasional Ujung Kulon di pulau Jawa,Indonesia.
     Badak jawa dapat hidup selama 30-45 tahun di alam bebas. Badak ini hidup di hutan hujan dataran rendah, padang rumput basah dan daerah daratan banjir besar. Badak jawa kebanyakan bersifat tenang, kecuali untuk masa kenal-mengenal dan membesarkan anak, walaupun suatu kelompok kadang-kadang dapat berkumpul di dekat kubangan dan tempat mendapatkan mineral. Badak dewasa tidak memiliki hewan pemangsa sebagai musuh. Badak jawa biasanya menghindari manusia, tetapi akan menyerang manusia jika merasa diganggu. Peneliti dan pelindung alam jarang meneliti binatang itu secara langsung karena kelangkaan mereka dan adanya bahaya mengganggu sebuah spesies terancam. Peneliti menggunakan kamera dan sampel kotoran untuk mengukur kesehatan dan tingkah laku mereka.
     Berkurangnya populasi badak jawa diakibatkan oleh perburuan untuk diambil culanya, yang sangat berharga pada pengobatan tradisional Tiongkok, dengan harga sebesar $30.000 per kilogram di pasar gelap. Berkurangnya populasi badak ini juga disebabkan oleh kehilangan habitat, yang terutama diakibatkan oleh perang, seperti perang Vietnam di Asia Tenggara juga menyebabkan berkurangnya populasi badak Jawa dan menghalangi pemulihan. Tempat yang tersisa hanya berada di dua daerah yang dilindungi, tetapi badak jawa masih berada pada risiko diburu, peka terhadap penyakit dan menciutnya keragaman genetik menyebabkannya terganggu dalam berkembangbiak. WWF Indonesia mengusahakan untuk mengembangkan kedua bagi badak jawa karena jika terjadi serangan penyakit atau bencana alam seperti tsunami, letusan gunung berapi Krakatau dan gempa bumi, populasi badak jawa akan langsung punah. Selain itu, karena invasi langkap (arenga) dan kompetisi dengan banteng untuk ruang dan sumber, maka populasinya semakin terdesak. Kawasan yang diidentifikasikan aman dan relatif dekat adalah Taman Nasional Halimun di Gunung SalakJawa Barat yang pernah menjadi habitat badak Jawa.

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Badak_jawa
                   https://id.wikipedia.org/wiki/Kokoleceran

Sabtu, 09 Januari 2016

Puisi tentang Manusia dan Tuhan


TERIMA KASIH TUHAN

TUHAN.....
   Terima kasih kau telah menciptakan alam semesta
   yang sangat luar biasa indah dan megah ini
   Terima kasih sudah menciptakan dunia
   sangat sempurna ini

TUHAN.....
   Terima kasih kau telah memberikanku 
   cinta yang sangat besar
   Terima kasih telah memberikan
   kedua orang tua yang sangat mencintaiku

TUHAN.....
   Terima kasih kau telah memberikanku
   kebahagian yang sangat berlimpah
   Terima kasih kau telah memberikanku
   nafas sampai saat ini

TUHAN.....
   Maafkan aku yang sering meninggalkan mu
   disaat ku senang dan hanya datang kepada mu
   disaat aku kesusahan atau sedih
   Maafkan aku tuhan!!!

Minggu, 22 November 2015

Resensi "Ayah, Mengapa Aku Berbeda?"

"AYAH, MENGAPA AKU BERBEDA?"



Cover Novel Asli

Cover Novel
Setelah Difilmkan

  • IDENTITAS BUKU
Judul                 : Ayah Mengapa Aku Berbeda?
Penulis               : Agnes dan Teddy Davonar
Penerbit             : Inandra Published Tahun terbit       :  2011
Tebal buku         : 230 halaman
Jenis Cover        : Soft Cover
Jenis Kertas        : Kertas daur ulang (kertas ubi)
Ukuran  (L x P)   : 13cm x 19 cm
Warna cover        : Orange – Hijau


  • SINOPSIS
  Ayah,Mengapa aku Berbeda? karya pengarang Agnes Davonar. Ayah,Mengapa aku Berbeda? adalah sebuah novel yang diangkat dari kisah perjuangan hidup Angel, seorang gadis cilik tunarungu yang cacat sejak dilahirkan. Ibunya meninggal ketika ia terlahir dan ayahnya kemudian menjadi orang tua tunggal yang merawatnya dengan tulus. Walau Angel tak bisa mendengar apapun di dunia ini, Ayahnya berusaha membuatnya mandiri dan hidup dalam keadaan seperti anak-anak normal lainnya. Angel yang dianggap cacat harus berjuang keras untuk dapat diterima dalam sekolah umum. Selain itu, ia harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua orang yang mau menerima kehadirannya. Sekalipun harus menderita untuk mengejar pendidikan oleh hinaan dan caci maki sekitarnya, Angel tidak menyerah. Di saat bersedih, ia menemukan sesuatu dalam hidupnya.
Angel memiliki bakat bermain piano walau mustahil baginya untuk mendengar apa yang ia mainkan sendiri. Hingga akhirnya ia tampil di konser panggung yang diadakan oleh sekolah, dan seketika itu semua terdiam dan terharu, Ibu Kepala Sekolah dan ibu Katrina tak kuasa menahan air matanya, semua penonton bertepuk tangan dan memberikan rasa hormat kepada Angel. Walau angel terlahir tidak sempurna dalam hidupnya tapi kini Angel percaya, bahwa Tuhan menciptakannya ke dunia ini dengan suatu tujuan, tujuan yang harus ia perjuangkan dengan keterbatasan fisiknya. Angel yang berhasil melewati masa kecilnya dengan penuh rintangan dan perjuangan. Angel pindah ke sebuah sekolah swasta dimana akhirnya dia dipertemukan kembali dengan Hendra sahabat kecilnya. Namun Agnes, musuh Angel ternyata juga pindah ke sekolah yang sama dan mereka satu kelas. Dendam yang sejak kecil terpendam akhirnya kembali terjadi ketika Martin, cowok yang dipuja Agnes menyukai Angel. Namun Hendra selalu menghalangi segala kejahatan Agnes terhadap Angel. Suatu ketika, Angel bertemu dengan Ferly di sebuah toko buku. Hingga akhirnya Angel bekerja di tempat yang sama dengan Ferly di café Piano sebagai pemain piano.
 Kondisi seperti ini membuat hubungan angel dan Ferly membaik, dan ternyata mereka memiliki perasaan yang sama. Angel memang telah jatuh cinta pada Ferly, meskipun ferly hanyalah seorang pelayan café yang selalu menguatkan hatinya untuk tetap semangat. Di saat kebahagiaan mulai mendekat dalam hidupnya, cobaan berat kembali hadir dalam hidup Angel ia harus menerima kenyataan bahwa ferly meninggal akibat kecelakaan ketika ingin menjeput Angel. Ferly meninggal sambil mengenggam setangkai bunga mawar untuk diberikan kepada Angel.
  • KEKURANGAN
Biar pun novel ini memiliki nilai-nilai moral yang sangat mendidik, bahkan nyaris tidak memiliki kekurangan. Namun menurut saya ada beberapa kekurangan yang terdapat pada novel tersebut, dalam novel itu menceritakan seseorang yang bernama Agnes yang memiliki sikap tidak terpuji padahal ia masih berada ditingkat sekolah dasar. Yang seharusnya sikap itu tidak ada pada siswa sekolah dasar.
  • KELEBIHAN
A. ORGANISASI

Dalam hal organisasi novel ini, hubungan antara satu bagian dengan bagian yang lain harmonis dan dapat menimbulkan rasa penasaran pembaca. Karena dalam penceritaan isi novel tidak berbelit-belit.

B. ISI

Kita dapat mengetahui arti perjuangan hidup dalam segala kekurangan yang dimiliki Angel tidak membuat Angel putus asa dalam meraih keinginan dan cita-citanya. Bahkan kekurangan itu menjadikan suatu dorongan baginya untuk berkarya. Angel menuntun kita dengan semacam keanggunan dan daya tarik agar kita dapat melihat ke dalam diri sendiri dengan penuh pengharapan, agar kita menolak semua keputusasaan dan ketakberdayaan kita sendiri. Secara keseluruhan kami menilai novel ini bagus dan membangun. Tuturannya mengalir, menyentuh, mencerahkan, membidik pusat kesadaran, dan jauh dari sifat menggurui

C.BAHASA

Bahasa yang digunakan pengarang tidak berbelit-belit membuat kita mudah memahami cerita dari novel tersebut. 
  • PESAN MORAL 

perjuagan hidup yang sangat sulit dan kisah hidup yang begitu pahit. bukan berarti harus menyerah dengan kehidupan. disini kita diajarkan untuk tetap semangat untuk menjalani kehidupan dan tidak mudah berputus asa


#SIP MERANCANG APLIKASI PSIKOLOGI

1. VIA Survey (Psikologi Positif) Survey VIA adalah tes kepribadian psikologi yang telah divalidasi untuk mengukur kekuatan karakt...